Langsung ke konten

Menyenangkan orang lain vs asertivitas — dua ujung skala yang sama

Kepribadian

Skala asertivitas

Pertanyaan16
Waktu~6 mnt

Tes menyenangkan orang lain mendiagnosis polanya: “ya” yang refleks, mengambil alih suasana hati orang lain, menyembunyikan amarah, kebutuhanmu berada di urutan paling bawah. Tes ini menunjukkan SEBERAPA BESAR keinginan menyenangkan orang lain mengendalikan hidupmu, dan persis di mana (kerja? keluarga? hubungan?).

Tes asertivitas mengukur keterampilan yang menjadi obatnya: menyampaikan pendapat, menolak tanpa rasa bersalah, menetapkan batasan dengan menghormati kedua belah pihak. Ini bukan agresi, melainkan kejelasan.

Urutan yang masuk akal: kebiasaan menyenangkan orang lain dulu (besarnya masalah), lalu asertivitas (tingkat keterampilan). Selisih besar di antara keduanya adalah peta kerjamu: mungkin kamu tahu cara menolak secara teori, tetapi hanya di luar rumah, atau sebaliknya.

Kapan dipakai: Tes kebiasaan menyenangkan orang lain (12 butir)

  • Kamu refleks bilang “ya” lalu menyesal
  • Kamu merasa bertanggung jawab atas suasana hati semua orang di sekitarmu
  • Kamu ingin mengukur besarnya masalah sebelum mengubahnya

Kapan dipakai: Skala asertivitas

  • Kamu ingin mengukur kemampuanmu menyampaikan diri dan menolak
  • Kamu melatih penetapan batasan dan memantau kemajuan
  • Kamu peduli pada asertivitas di tempat kerja dan dalam hubungan

Masih bingung? Ikuti kedua tes!

Perbandingan terkait